Cara Tentukan Harga Produk Jasa dengan Tepat

Tentukan Harga Produk & Jasa dengan Tepat

Kenapa harga yang tepat penting?
Bagaimana memberi harga yang tepat untuk produk dan jasa?

Sebuah contoh kasus, Yoyok ingin memulai bisnis penjualan berbagai sambal tradisional di indonesia, ia paham betul tentang jenis-jenis sambal yang ada di berbagai daerah, bahan baku dan kerumitan pembuatan sambal berbeda-beda, tapi ia tak yakin berapa harga yang cocok untuk beragam sambal yang dijualnya. Terutama sambal tempoyak yang pembuatanya perlu waktu lama. Yoyok nyaris patah semangat, tapi ia yakin bisnis ini dapat berkembang pesat. Apa yang harus dilakukanya?

Riset dan perhitungan yang masuk akal adalah langkah yang tepat. Dengan mempertimbangan biaya produksi, harga produk pesaingnya, dan hitung berapa harga yang akan memberikan keuntungan yang wajar Yoyok bisa menentukan harga agar bisnisnya berjalan dan memberinya keuntungan.

Banyak faktor dalam menentukan harga produk maupun jasa yang tepat , Anda tak bisa menentukan berdasarkan keinginan saja. Bahkan pemilihan harga bisa menentukan kesuksessan bisnismu kelak. Penentuan harga dapat membantumu mengetahui berapa keuntungan yang didapat dari penjualan produk, kalau harga produkmu lebih tinggi dibanding biaya pembuatan produk. Kalau harga produkmu lebih tinggi dibanding biaya pembuatan produk, kamu bisa mendapatkan uang yang diperlukan untuk terus menjalankan bisnis.

Yang juga penting , harga produkmu adalah hal yang sangat diperhatikan pelanggan. Saat ada diskon, kamu pasti pernah membeli barang yang sebenarnya tak kamu perlukan hanya karena harganya sangat murah kan?

Harga yang tepat juga membuat produkmu lebih menarik pelanggan. Musalnya, harga rendah membuat orang merasa pembelianya tak terlalu beresiko. Sedangkan harga tinggi membuat produkmu lebih berharga atau mewah. Jadi bagaimana menentukan harga yang tepat untuk suatu produk?

Cara Tentukan Harga Produk & Jasa dengan Tepat

Mulailah dengan mencari tahu biaya produksi. Ini artinya mempelajari bisnismu dengan teliti.

  1. Bahan
    Cari tahu biaya bahan, yaitu semua hal yang diperlukan untuk membuat produk. Untuk studi kasus Yoyok, seperti peralatan masak, cabai, bumbu-bumbu pendukung adalah bagian dari biaya bahan.
  2. Tenaga Kerja
    Pertimbangkan juga biaya tenaga kerja, yaitu waktu dan uang diperlukan olehmu dan tim untuk membuat produk. Masukkan juga biaya untuk mengurus pengiriman dan pelayanan pelanggan. Jangan mengurangi biaya untuk membayar dirimu sebagai bagian dari tim.
  3. Biaya Tambahan
    Terakhir, hitung biaya tambahan. Buat daftar tentang semua biaya operasional yang mempengaruhi produk, mulai biaya opersional yang mempengaruhi produk, biaya pemasaran sampai pencetakan label.

Setelah itu jumlahkan biaya bahan, tenaga kerja dan biaya tambahan untuk menentukan Total Biaya Produksi untuk produkmu. Dan setelah selesai mengetahui biaya untuk membuat produk, pertimbangkan jumlah produk yang bisa dijual. Bagi total biaya produksi dengan jumlah penjualan, itulah Harga Balik Modal, harga penjulan terendah agar kamu tak mengalami kerugian.

Ingat, jika kamu menjual lebih dari jenis produk , cari tahu biaya umum yang mempengaruhi semua produk seperti biaya sewa kantor, sewa sistem aplikasi, pembuatan website. Saat menghitung harga balik modal untuk setiap jenis produk, bagi jumlah biaya umum tadi dengan jumlah produk yang ada.

Sekarang kamu sudah tahu harga terendah agar bisnismu tetap berjalan . Sekarang saatnya menentukan berapa keuntungan yang kamu inginkan. Banyak orang ingin mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin dengan cara semudah mungkin agar bisa menikmati keuntungan . Tapi pelanggan mungkin tak mau membayar harga tersebut. Karena itu tentukan keuntungan total yang diperlukan untuk mencapai suatu tujuan yang masuk akal dalam jangka waktu tertentu. Mungkin tujuan bisnis untukmembuat varian baru, atau tujuan personal untuk membayar cicilan rumah misalnya. Setelah tahu keuntungan total yang ingin dicapai dari penjualan, pertimbangkan jumlah produk yang bisa terjual. Jika Anda bisa memproduksi dan menjual dalam jumlah besar, keuntungan dari tiap produk tak perlu tinggi agar bisnis bertahan.

Pelajari harga produk pesaing, apakah keuntunganmu yang diinginkan harus melebihi harga lebih tinggi dari kompetitor. Jika ya, pikirkan cara untuk memberi alasan bagi pelanggan. Misalnya kualitas atau kemasan produk yang lebih baik.

Dengan informasi tadi , Anda dapat menentukan keuntungan minimum yang ingin diperoleh. Tahu jumlah keuntungan minimum membantumu mengetahui harga jualn minimum untuk tetap bisa mencapai tujuanmu. Selain harga pikirkan juga tentang efisiensi dalam pelayanan penjualan, gunakan Software dari Jogja Software untuk pengalaman pengaplikasian manajemen usaha yang lebih baik.

oleh Big Cartel Tim Priemer

error: CopyRight (c) Jogja Software. Alright Reserved!
Scroll to Top
Ada pertanyaan? Klik disini!